Juni 22, 2024

Banjir Meninggi, Warga Jati Wetan Kudus Mulai Mengungsi

Plt Bupati Kudus

Plt Bupati Kudus tinjau pengungsi

KUDUS, Radarmurianews.com – Genangan banjir yang melanda Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, memaksa warga mengungsi karena semakin tinggi, terutama di dalam rumah. Sebelumnya para warga lebih memilih bertahan karena genangan banjir di dalam rumah masih rendah.

“Curah hujan tinggi berdampak genangan banjir di Desa Jati Wetan meninggi, sehingga warga mulai mengungsi. Kami imbau warga yang terdampak banjir dan rumahnya tergenang lebih baik mengungsi demi keamanan,” kata Plt Bupati Kudus HM. Hartopo saat mengunjungi pengungsi di aula Balai Desa Jati Wetan, Sabtu (6/2/2021).

Ia juga sudah memerintahkan para camat untuk meminta kepala desa meneruskan imbauan kepada warga yang berada di lokasi banjir untuk mengungsi. Ini semua demi keselamatan mereka karena curah hujan tinggi bisa saja membuat genangan banjir meningkat.

Warga yang mengungsi tidak hanya di Jati Wetan, karena sebelumnya juga warga Desa Payaman ikut mengungsi ke SD Payaman. Soal makan dan minum sudah disiapkan oleh masing-masing pemerintah desa.

Kedatangannya ke lokasi pengungsian untuk memastikan ketersediaan logistik yang dibutuhkan oleh warga pengungsi tidak kekurangan. Pihaknya juga memantau dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pendisiplinan protokol kesehatan yang harus diterapkan.

Selain itu, pihaknya juga berkesempatan menyantap hidangan yang tersedia bersama para warga terdampak dengan penuh suka cita. Motivasi dan dukungan pun diberikan oleh orang nomor satu itu kepada warganya, tak lupa keluh kesah dan aspirasi warga pun turut didengarkan sebagai tindak lanjut untuk Hartopo.

“Kami bersama pak Dandim dan pak Kapolres ikut merasakan apa yang warga rasakan, termasuk bersantap siang dengan kondisi seadanya, Tak lupa kami berikan motivasi dan dukungan agar mayarakat terdampak dapat tabah menjalani cobaan ini, aspirasi dan keluhan mereka pun kami tampung dan akan kami tindak lanjuti untuk kesejahteraan dan kemajuan Kabupaten Kudus nantinya,” ucapnya.

Kepala Desa Jati Wetan Suyitno membenarkan warganya mulai mengungsi sejak Kamis (5/2/2021) malam. Sedangkan hari ini juga semakin banyak. Mungkin sudah seraturan lebih.

“Jika curah hujan semakin meningkat, bisa saja pengungsinya bertambah. Jika hitungannya rumah tergenang tentu banyak mengungsi, namun banyak yang memilih bertahan di rumah karena berbagai alasan,” ungkapnya.

Untuk antisipasi membludaknya pengungsi, pihaknya juga menyiapkan tempat pengungsian di SD 1 dan SD 4 Jati Wetan yang lokasinya berada di depan balai desa. Dipastikan cukup untuk menampung ratusan pengungsi.

Kebutuhan makan dan minum juga sudah disiapkan karena sudah tersedia personel dari kaum ibu-ibu yang siap menyediakan makanan dan minuman setiap pagi, siang dan sore. Tenaga medis juga standby di lokasi pengungsian sehingga ketika ada yang mengeluh sakit bisa langsung ditangani.

Views: 39