RadarMuriaNews.com, KUDUS — Rumah Sakit Sarkies ‘Aisyiyah Kudus, Jawa Tengah, membagikan bingkisan kepada para pasien yang menjalani perawatan bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian rumah sakit sekaligus upaya meneruskan semangat perjuangan para pahlawan melalui pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Direktur RS Sarkies ‘Aisyiyah Kudus dr. Hendra Octavianto mengatakan, jika para pahlawan dahulu berjuang merebut kemerdekaan dengan darah dan nyawa, maka tugas generasi saat ini adalah mengisi kemerdekaan dengan memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Kita kan dulu pahlawan berjuang merebut kemerdekaan dengan darah dan nyawa. Tugas kami hari ini mengisi kemerdekaan itu dengan menjaga kesehatan masyarakat, terutama masyarakat Kabupaten Kudus,” ujarnya.
Menurut dia, semangat kemerdekaan juga tercermin melalui nilai gotong royong, pantang menyerah, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Nilai tersebut, kata dia, harus dimiliki seluruh karyawan rumah sakit, baik dokter, perawat, tenaga medis maupun nonmedis.
“Semangat ’45 itu semangat gotong royong, pantang menyerah, dan melayani masyarakat. Nilai itu ada di setiap karyawan, termasuk perawat, dokter, maupun tenaga medis dan nonmedis di Rumah Sakit Sarkies ‘Aisyiyah,” katanya.
Ia menjelaskan, bingkisan diberikan kepada pasien yang sedang menjalani perawatan di RS Sarkies ‘Aisyiyah, baik pasien yang baru masuk pada 17 Agustus maupun pasien yang telah menjalani perawatan selama beberapa hari.
Pemberian bingkisan tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan semangat kepada pasien untuk segera pulih. Selain membantu memenuhi kebutuhan pasien, perhatian tersebut juga dinilai penting untuk membangun psikologis pasien agar tetap optimistis dalam menjalani proses pengobatan.
“Harapannya memberikan semangat untuk sembuh kepada pasien, menumbuhkan psikologis pasien supaya semangat untuk berjuang untuk sembuh,” jelasnya.
Hendra menambahkan, pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut memiliki beragam keluhan kesehatan, mulai dari gangguan saluran pernapasan, pencernaan, metabolik, hingga penyakit saraf.
Sementara itu, pelayanan kesehatan di RS Sarkies ‘Aisyiyah tetap berjalan seperti biasa meskipun bertepatan dengan hari libur nasional. Pasien dalam kondisi darurat tetap dapat memperoleh pelayanan melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam.
Salah satu pasien, Sukarya (80), yang menjalani pemeriksaan di IGD, mengaku senang dan berterima kasih atas bingkisan yang diberikan pihak rumah sakit.
Sukarti, anak Sukarya yang mendampingi ibunya, mengatakan bingkisan tersebut menjadi tambahan semangat bagi sang ibu untuk menjalani perawatan dan berjuang kembali sehat.
“Hal ini tentu menjadi modal semangat untuk berjuang agar kembali sehat. Mugi sehat dan bisa aktivitas lagi,” ujar Sukarti, warga Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kudus.
Views: 2

More Stories
Tangis 8 Bayi Warnai Hari Kemerdekaan, Lahir Tepat 17 Agustus di RSA Kudus
Milad SDIT UBK Kudus Berbalut Semangat Kemerdekaan, Siswa dan Wali Murid Jalan Sehat
Bupati Kudus Ajak Pers Perkuat Sinergi Mendukung Pembangunan Daerah Melalui Informasi Berkualitas Untuk Masyarakat