Kudus , radarmurianews.com – Banyaknya sampah yang dihasilkan rumah tangga menjadikan salah satu perhatian khusus Pemerintah Kecamatan Kota Kudus. Oleh karena itu Pemerintah Kecamatan Kota Kudus menyelenggarakan pelatihan dan edukasi pemilahan sampah.
Pelatihan dan edukasi pemilahan sampah digelar di aula kecamatan Kota Kudus Jl Ganesa Raya No.34, Porwosari, Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus,Jum’at (26/6)2026) dan di ikuti oleh ibu ibu penggerak PKK desa dan kelurahan se-Kecamatan Kota Kudus.
Kegiatan pelatihan pilah sampah adalah sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendorong pengelolaan sampah yang lebih bernilai ekonomis.
Selain membangun kebersamaan melalui senam bersama, peserta pelatihan pilah sampah juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya memilah sampah mulai dari rumah dan cara mendaur ulang sampah.
Camat Kota Kudus Abu bakar S.H, pada kesempatan itu mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, melindungi lingkungan dari pencemaran yang disebabkan oleh penumpukan sampah sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Tujuan berikutnya adalah mendorong masyarakat untuk mendaur ulang sampah dengan memilah jenis-jenis sampah yang masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi berbagai produk yang berguna bagi kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan lainnya.
Selain itu, pemilahan sampah organik juga diharapkan dapat menghasilkan kompos atau pupuk organik yang bermanfaat untuk menyuburkan tanaman serta mendukung pelestarian lingkungan.
Abu Bakar juga menilai, pengelolaan sampah memerlukan perubahan pola pikir masyarakat. Selama ini sebagian masyarakat masih terbiasa membakar sampah, menimbunnya, bahkan membuangnya ke sungai. Kebiasaan tersebut dinilai dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat.

Seperti yang di ungkapkan ” Kalau dulu itu sampah biasanya kita bakar dan kita timbun, bahkan di buang ke sungai, nah untuk merubah mindset ini, kami dari kecamatan dan ibu ibu penggerak PKK di Desa dan Kelurahan ingin mencoba untuk berkegiatan seperti apa yang disampaikan dari program Bapak Bupati bagaimana pilah sampah tersebut,” begitu ungkapnya
Melalui kegiatan edukasi ini, Pemerintah Kecamatan Kota bersama Tim Penggerak PKK berupaya mengubah pola pikir tersebut dengan mengajak masyarakat membiasakan pemilahan sampah dari rumah, sesuai dengan program yang dicanangkan oleh Bupati Kudus Sam ani lntakoris, Kudus Apik dan Resik (Asik) .
Dengan dilaksanakannya Pelatihan pilah sampah tersebut, Abu Bakar selaku Camat Kota Kudus berharap, meskipun dimulai dari langkah sederhana, gerakan memilah sampah mampu memberikan manfaat nyata, tidak hanya dalam menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan sampah yang memiliki nilai guna dan nilai jual.
Sementara itu Ahmad Munaji SH selaku nara sumber pada kegiatan itu melontarkan Jargon ” Dari sampah untuk sampah” yang berarti pemilahan sampah untuk di daur ulang, dan dari produk-produk daur ulang itu kemudian di jual dan dari hasil penjualan produk itu di gunakan untuk membayar jasa pengangkutan sampah.
Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan komitmen dan keterlibatan semua pihak. Gerakan Kudus Asik bukan sekadar program pengumpulan sampah, tetapi merupakan gerakan perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan sampah yang lebih bijak dan berkelanjutan.**(Mbarsidi)
Views: 19

More Stories
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Kudus Hijaukan Terminal Jati dan Salurkan 100 Paket Bansos
Pedagang sayur Pasar Bitingan Tolak Pembongkaran Kanopi
ARPI Siap Laporkan ke APH Terkait Proyek Gedung Kudus Sehat