Kudus, radarmurianews.com – Pengurus Makam Mbah Nggo Suro Bader dukuh Krajan Desa Mijen Kaliwungu Kudus menggelar kegiatan pelepasan dan pemasangan kain luwur penutup makam pada Senin malam (29/06/2026) bertempat di Makam Mbah Nggo Suro Bader Krajan Mijen Kaliwungu Kudus.

Kyai Abdul Latif (Pengurus dan juga Pemangku Makam Mbah Nggo Suro Bader) menuturkan bahwa kegiatan penggantian kain luwur makam Mbah Nggo Suro Bader ini merupakan kegiatan rutin tahunan disetiap bulan Muharram yakni di hari ke 15 bulan Muharram.
“Kegiatan penggantian luwur ini memang acara rutin tahunan yang diselenggarakan pengurus makam Mbah Nggo Suro Bader di bulan Muharram tepatnya di hari ke 15 bulan Muharram”. tutur Kyai Abdul Latif.
Ia menambahkan jika kegiatan penggantian luwur ini merupakan satu dari rangkaian acara buka luwur dimana besok pagi juga akan diadakan Tahtiman Al-Qur’an, pembagian nasi godong jati, tahlil umum, santunan yatim-piatu, dan ditutup dengan pengajian umum.
“Kegiatan penggantian luwur makam ini merupakan awal dari rangkaian acara buka luwur Mbah Nggo Suro Bader, dimana besok pagi akan disambung dengan acara Tahtiman Al-Qur’an, pembagian nasi godong jati, tahlil umum, santunan yatim-piatu, serta ditutup dengan pengajian umum yang akan diisi mauidhoh hasanan oleh K.H. Adnan Kasogi dari Kudus”. Tambah Kyai Abdul Latif.
Lebih lanjut ia menuturkan bahwa untuk pembagian nasi ada 2.000 bungkus nasi godong jati yang akan dibagikan langsung kepada warga sekitar di siang hari dan pada saat pengajian umum pada malam hari.
“Untuk pembagian nasi ada 2000 bungkus nasi godong jati yang akan dibagikan kepada warga sekitar di siang hari dan di malam hari saat acara pengajian umum”. lanjut Kyai Abdul Latif.
maksud dari kegiatan buka luwur sendiri merupakan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan pelestarian tradisi keagamaan.
“Adapun maksud dari diadakannya buka luwur itu sendiri sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur desa dan pelestarian tradisi keagamaan” lanjut Kyai Abdul Latif.
Ia berharap kegiatan buka luwur ini untuk selalu dijaga dan dilestarikan oleh generasi penerus.
“Kami selaku pengurus tentunya berharap kegiatan budaya keagamaan ini selalu dijaga dan dilestarikan oleh generasi penerus” pungkasnya.**(Rizky)
Views: 42

More Stories
Sambut Hari Asyura, Sulistyo Utomo Gelar Santunan Anak Yatim-Piatu
Meriah, Kirab Budaya Buka Luwur Mbah Raden Brojo Kusumo Ribuan Warga Padati Jalan Desa
Genset di Truk Sound Horeg Terbakar, Polisi Pati Selidiki Penyebabnya