RadarMuriaNews.com, KUDUS – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus mulai membangun ulang Jembatan Karangmalang-Peganjaran yang sebelumnya mengalami kerusakan sehingga tidak lagi dapat dilalui kendaraan roda empat. Proyek senilai Rp772,65 juta yang didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) itu ditargetkan selesai lebih cepat dari masa kontrak.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Supriyadi, mengatakan progres pembangunan hingga saat ini telah melampaui target. Realisasi fisik pekerjaan mencapai lebih dari 9 persen atau sekitar lima persen lebih cepat dibandingkan rencana.
“Progres pekerjaan saat ini sudah lebih dari 9 persen dengan deviasi positif sekitar 5 persen. Kalau melihat perkembangan di lapangan, tidak menutup kemungkinan pekerjaan bisa selesai dalam waktu sekitar dua bulan, meski kontraknya empat bulan hingga 26 Oktober 2026,” ujarnya.
Menurut Supriyadi, pembangunan ulang dilakukan karena kondisi jembatan lama sudah tidak layak dipertahankan. Struktur jembatan yang menggunakan pasangan bata mengalami kerusakan sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas.
Dalam proyek tersebut, konstruksi jembatan diganti menggunakan box culvert beton bertulang yang memiliki daya dukung lebih besar. Dimensi bentang juga diperlebar dari sekitar 2 meter x 3 meter menjadi 2,5 meter x 6 meter agar mampu meningkatkan kapasitas layanan sekaligus keselamatan pengguna jalan.
Selain pembangunan badan jembatan, pekerjaan juga meliputi pembangunan sayap atau talut sepanjang sekitar 20 meter di sisi hulu dan 5,5 meter di sisi hilir. Ruas jalan di sekitar jembatan juga akan diaspal menggunakan lapis Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC).

Setelah pembangunan selesai, jembatan tersebut diharapkan kembali dapat dilalui kendaraan roda empat sekaligus mampu melayani arus lalu lintas dua lajur.
“Harapannya nanti kendaraan roda empat sudah bisa melintas kembali dan fungsi jalannya menjadi lebih baik,” kata Supriyadi.
Pembangunan Jembatan Karangmalang-Peganjaran merupakan salah satu dari enam proyek jembatan yang ditangani Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kudus pada tahun ini. Selain pembangunan baru, pemerintah daerah juga melaksanakan enam paket rehabilitasi jembatan yang tersebar di sejumlah lokasi.
Beberapa jembatan yang direhabilitasi berada di wilayah Lambangan, Medini, dan Gringging. Penanganan dilakukan karena adanya kerusakan akibat penurunan struktur, gerusan aliran sungai, hingga lebar jembatan yang sudah tidak lagi memadai.
Sementara itu, proyek yang saat ini telah berjalan meliputi pembangunan Jembatan Karangmalang-Peganjaran, Jembatan Rahtawu-Semliro, dan Jembatan Kesambi-Jojo. Khusus Jembatan Rahtawu, Dinas PUPR juga membangun jembatan darurat untuk memastikan akses masyarakat tetap terbuka selama proses pembangunan berlangsung.
Views: 5

More Stories
RSU Kumala Siwi Serahkan Bantuan Mobil Siaga untuk Warga Desa Mijen
Diduga Karena Masalah Asmara, Wanita Dikudus Nekat Hendak Melakukan Percobaan Bunuh Diri
Kastomo Pimpin IKA PMII Rayon Alkindi FKIP Unisma Periode 2026–2031