Juli 17, 2024

Final Liga Europa: Drama Comeback, Sevilla Masih Terlalu Tangguh Untuk Inter Milan

COLOGNE, GERMANY - AUGUST 21: Sevilla celebrates the Europa League victory during the UEFA Europa League match between Internazionale v Sevilla at the Stadion Köln on August 21, 2020 in Cologne Germany (Photo by Mattia Ozbot/Soccrates/Getty Images)

RADARMURIANEWS.COM- Sevilla meraih kemenangan 3-2 atas Inter Milan pada laga final Liga Europa di RheinEnergieStadion, Cologne, Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB. Hasil ini membuat Los Nervionenses merengkuh trofi Liga Europa keenam.

Sebelumnya, Sevilla sukses meraih titel juara pada musim 2005-2006, 2006-2007, 2013-2014, 2014-2015, dan 2015-2016. Adapun Inter, lagi-lagi harus menunda hasratnya menjuarai Liga Europa, setelah terakhir kali terjadi pada musim 1997/1998 ketika masih bernama Piala UEFA.

Duel kedua tim berjalan menarik sejak bola digulirkan. Laga baru berjalan tiga menit, Inter Milan mendapatkan hadiah penalti. Sepakan 12 pas itu diperoleh I Nerazzurri setelah Romelu Lukaku dijatuhkan Diego Carlos di kotak terlarang.

Lukaku yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Bola hasil penalti striker Timnas Belgia itu ke pojok kiri bawah, tak mampu dihalau penjaga gawang Sevilla, Yassine Bounou. Inter Milan unggul 1-0 atas Sevilla.

Tertinggal satu gol, Sevilla meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, Los Nervionenses mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-12 lewat aksi Luuk de Jong.

Umpan lambung Jesus Navas dari sisi kanan mampu dituntaskan De Jong menjadi gol dengan sundulan. Torehan itu membuat Luuk de Jong menjadi pesepak bola asal Belanda pertama yang mencetak gol di final Liga Europa.

Masuk menit ke-33, Sevilla berbalik unggul. Eksekusi tendangan bebas Ever Banega mampu dituntaskan Luuk de Jong menjadi gol dengan sundulan.

Selebrasi Luke De Jong usai mencetak gol keduanya dan comeback skor untuk Sevilla 2-1

Hanya berselang dua menit, Inter Milan berhasil mencetak gol dan membuat kedudukan menjadi sama kuat 2-2. Bola hasil tandukan Diego Godin yang memanfaatkan eksekusi tendangan bebas Marcelo Brozovic, menghujam deras gawang Sevilla.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Sevilla dan Inter Milan semakin meningkatkan tempo serangan. Akan tetapi hingga jeda, skor 2-2 tetap bertahan.

Pada babak kedua, pertandingan masih berjalan menarik. Masuk menit ke-61, Lucas Ocampos memperoleh peluang untuk mencetak gol ketiga Sevilla. Akan tetapi, bola hasil tendangan kaki kanan Ocampos dari luar kotak penalti, melenceng tipis di sisi kanan.

Ketika laga berjalan 65 menit, Romelu Lukaku menebar ancaman ke gawang Sevilla. Sayangnya, bola hasil sepakan kaki kiri Lukaku masih bisa digagalkan kiper Sevilla, Yassine Bounou.

Memasuki menit ke-74, Los Nervionenses kembali memimpin. Bola hasil tendangan salto Diego Carlos coba dihalau Romelu Lukaku. Akan tetapi, bola justru berbelok dan melesat mulus masuk ke gawang Inter Milan.

Tak ingin gagal meraih trofi Liga Europa musim ini, Inter terus menekan pertahanan Sevilla. Namun sampai pertandingan berakhir, kemenangan 3-2 Sevilla atas Inter Milan tetap bertahan.

UV

Views: 17