April 18, 2026

Gedung Koperasi Desa Merah Putih Desa Kajar Termegah Di Kabupaten Kudus

Kudus, radarmurianews.com –Desa Kajar yang merupakan salah satu Desa wisata di Kabupaten Kudus dan sekaligus berada di wilayah yang strategis sebagai pintu masuk Wisata Religi Makam Sunan Muria menambah potensi Desa dalam meningkatkan kesejahteraan warga melalui pemberdayaan masyarakat. Hal ini merupakan salah satu pertimbangan pemerintah desa Kajar untuk membangun dan merencanakan kegiatan usaha Koperasi Desa Merah Putih.

Pemerintah desa Kajar Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus berhasil membuat Gambaran dan desain Gedung Koperasi Desa Merah Putih. Bangunan Gedung yang rencananya akan dibangun di atas tanah bengkok seluas 2600 M2. Desain Gedung koperasi ini tergolong termegah di kabupaten Kudus.

Kepala Desa Kajar, Bambang Totok Subianto menjelaskan kepada awak media (23-12-2025) bahwa konsep perencanaan koperasi sudah di kaji mendalam, lahan bengkok pun sudah pihaknya persiapkan dan untuk ijin pengalihan lahan pun sudah kami rembukkan dengan pamong dan BPD untuk di proses.

“Konsep perencanaan koperasi sudah kami kaji mendalam, lahan bengkok pun sudah kami persiapkan dan untuk ijin pengalihan lahan pun sudah kami rembukkan dengan pamong dan BPD untuk di proses,” jelas Kepala desa Kajar saat ditemui media radarmurianews.com (23-12-2025).

“Kami sudah menyiapkan lahan untuk KDMP seluas  2600 M2, namun tahap awal ini akan kami gunakan sekitar 1300 M2 dengan perincian 600 M2 untuk bangunan utama arahan Pemerintah 20X30XM2 yang akan kami gunakan untuk pusat oleh oleh,dari luasan itu 50℅ akan kami gunakan untuk Parkir,karena memang di Kajar ini masalah parkir menjadi persoalan pada saat bulan ramai kunjungan wisata,”jelasnya lebih lanjut.

Terkait dengan operasional atau kegiatan usaha koperasi desa merah putih desa Kajar , Bambang menjelaskan bahwa nantinya koperasi akan di manfaat kan sebagai pusat kuliner dan jajanan. Juga akan ada gerai sembako, apotik serta kebutuhan masyarakat umum, akan kami bangun menghadap selatan dan diatasnya ada tempat kopi shop serta pusat kebugaran.

“Lahan bengkok yang kami persiapan seluas kurang lebih 2600m², yang akan di manfaat kan sebagai pusat kuliner dan jajanan. Juga akan ada gerai sembako, apotik serta kebutuhan masyarakat umum, akan kami bangun menghadap selatan dan diatasnya ada tempat kopi shop serta pusat kebugaran”, jelasnya.

“Kami harapkan pengunjung nantinya tidak hanya warga sekitar tapi bisa menampung bis peziarah untuk beristirahat. Kenapa sasaran kami peziarah? karena pengalaman kami saat peziarah membludak terjadi antrin panjang dan tidak tersedia rest area untuk menunggu antrian,”lanjutnya.

Terkait kapan mulai pembangunannya, pihaknya masih menunggu regulasi yang baku Dinas terkait, baik untuk aturan penggunaan lahan sewa aset dan perijinan ainnya karena sampai saat ini kami belum mendapatkan jumlah juknis.  (Mbarsidi)

Views: 118