RADARMURIANEWS.COM- Isu mengenai tingginya kasus Covid-19 di Kota Kretek hanya ‘settingan’, dibantah Plt Bupati Kudus, HM. Hartopo.
Hartopo mendapatkan informasi jika tingginya kasus Covid-19 itu karena adanya unsur kesengajaan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mendapatkan dana yang besar.
“Ada isu kasus ini dibuat positif biar uangnya mengucur terus itu saya pastikan tidak benar,” jelas dia, disela-sela Launching Icon Bhabinkamtibmas Candi, di Mapolres Kudus, Senin (3/8/2020).
Bahkan, kata dia, informasi yang beredar jika keluarga pasien yang positif tersebut juga akan mendapatkan keuntungan.
Padahal, menurutnya seluruh pasien yang terkonfirmasi positif itu sudah sesuai dari hasil laboratorium.
Sehingga tidak mungkin, jika pasien negatif itu kemudian diubah datanya agar menjadi positif covid-19.
“Dokter dan analis semua sudah disumpah untuk menyampaikan data sesuai kebenaran dan tidak berbohong,” ujar dia.
Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Kudus, saat ini sebanyak 663 orang dari dalam wilayah terkonfirmasi Covid per 2 Agustus 2020.
Sedangkan dari luar wilayah yang dirawat di Kabupaten Kudus, terdapat sebanyak 188 kasus.
“Ada tambahan 11 kasus baru pada hari Minggu kemarin,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Kudus, dr. Andini Aridewi dalam keterangannya.
UV
Views: 37

More Stories
Meriah, Kirab Budaya Buka Luwur Mbah Raden Brojo Kusumo Ribuan Warga Padati Jalan Desa
Dua Lansia Meninggal Dunia Menjadi Korban Sijago Merah di Desa Getas Pejaten
Meriah, Kirab Budaya Apitan Desa Getas Pejaten Ribuan Warga Padati Jalan Desa Hingga Balai Desa