RadarMuriaNews.com, KUDUS – Pebulu tangkis tunggal putri Oei Louisa Jovanka Sandi Winarto memastikan tiket ke babak utama Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 setelah mengalahkan Sarah Daisy Theresia Chritina Rambitan melalui pertarungan tiga gim pada babak kualifikasi perempat final di Kudus, Jawa Tengah, Selasa.
Oei dalam laga yang berlangsung di GOR Djarum Arena 2, Kaliputu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah itu, menang dengan skor ketat 22-20, 22-24, 25-23 dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan diwarnai persaingan poin demi poin hingga akhir gim ketiga.
Oei mengaku masih harus beradaptasi dengan pola permainan Sarah karena keduanya baru pertama kali bertemu. Sejak gim pertama, pertandingan berlangsung ketat dengan beberapa kali terjadi deuce atau skor imbang pada angka-angka kritis.
“Di gim pertama saya menang, namun di gim kedua saya sudah unggul 20-17 malah tersusul dan kalah. Di gim ketiga malah gantian saya yang tertinggal 18-20, beruntung bisa membalikkan keadaan,” ujarnya.
Menurut dia, lawannya memiliki keunggulan dalam permainan menyerang sehingga dirinya sempat terpancing mengikuti pola permainan cepat. Kondisi tersebut membuatnya beberapa kali lupa mengendalikan tempo permainan dan mengangkat bola untuk membangun serangan.
Saat tertinggal pada gim penentuan, Oei berusaha bermain lebih sabar dan mempertahankan reli untuk mencari peluang membalikkan keadaan hingga akhirnya memastikan kemenangan.
Ia mengaku bersyukur dapat menembus babak utama turnamen BWF World Tour Super 100 tersebut. Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 menjadi pengalaman pertamanya tampil pada turnamen level Super 100.
“Saya bersyukur bisa masuk ke babak utama. Ini merupakan pertandingan Super 100 pertama saya. Pastinya saya mau memberikan yang terbaik,” katanya.
Oei juga mengungkapkan bahwa pertandingan tersebut menjadi laga keduanya pada hari yang sama. Sebelumnya, ia menghadapi Wening Arviani Sabrina dan juga harus berjuang melalui tiga gim, dengan skor 25-23 pada gim penentuan.
Padatnya pertandingan membuat staminanya cukup terkuras. Karena itu, ia akan memaksimalkan pemulihan kondisi fisik agar dapat tampil optimal pada pertandingan berikutnya.
Terkait perkembangan permainannya, Oei menilai program magang di Pelatnas PBSI memberikan dampak positif, terutama terhadap peningkatan kondisi fisik dan daya tahan saat bertanding.
“Di Pelatnas, latihan dan fasilitasnya pastinya bagus. Saya berharap bisa mendapatkan SK Pelatnas,” ujarnya.
Keberhasilan menembus babak utama menjadi kesempatan bagi Oei untuk mengukur kemampuan menghadapi persaingan yang lebih ketat sekaligus menunjukkan hasil perkembangan selama menjalani program magang di Pelatnas PBSI.
Views: 4

More Stories
Polres Kudus Turunkan Pasukan Berbaur Bersama Masyarakat Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni
Tindak Tegas Premanisme Berkedok Penagih Utang, Kapolda Jateng Ajak Masyarakat Berani Melapor
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Irwansyah dan RSU Kumalasiwi Kudus Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Mijen