September 23, 2026

RSU Kumala Siwi Perkuat Layanan Kesehatan Warga Desa Banget dengan Ambulans

RSU Kumala Siwi Perkuat Layanan Kesehatan Warga Desa Banget dengan Ambulans

Direktur RSU Kumala Siwi Mijen Kudus dr. Dian Norma Damawati, MARS menyerahkan bantuan Mobil Ambulans kepada Pemerintah Desa Banget untuk memperkuat laayanan kesehatan masyarakat.

RadarMurianews.com, KUDUS – Warga Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, kini memiliki akses transportasi kesehatan yang lebih mudah. Pemerintah Desa Banget menerima hibah satu unit ambulans dari RSU Kumala Siwi Mijen Kudus yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis selama 24 jam.

Ambulans tersebut disiapkan untuk membantu warga yang membutuhkan antar-jemput pasien maupun evakuasi medis menuju fasilitas kesehatan, baik di Kabupaten Kudus maupun daerah sekitarnya.

Direktur RSU Kumala Siwi Mijen Kudus dr. Dian Norma Damawati, MARS, mengatakan bantuan ambulans tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional rumah sakit.

“Jajaran direksi berkomitmen dalam tanggung jawab sosial kami, terutama layanan masyarakat di luar gedung rumah sakit yang berada di sekitar wilayah operasional kami,” kata Dian saat ditemui di Kantor Pemerintah Desa Banget, Selasa (22/9).

Menurut dia, akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan terkadang terkendala ketersediaan sarana transportasi. Kondisi tersebut dapat menjadi persoalan ketika pasien membutuhkan penanganan atau evakuasi medis secara cepat.

“Kadang kendalanya di transportasi, tidak adanya transportasi roda empat. Sehingga pasien yang membutuhkan evakuasi kesehatan darurat itu terhambat dan menjadi lebih lama untuk sampai ke fasilitas rujukan,” ujarnya.

Dian menegaskan, kecepatan menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan pasien yang membutuhkan evakuasi darurat. Dengan adanya ambulans di tingkat desa, pasien diharapkan dapat lebih cepat mendapatkan pertolongan di fasilitas kesehatan.

“Kami percaya, semakin cepat pasien dilakukan evakuasi darurat, semakin meningkat keselamatan jiwa pasien,” katanya.

Ia menambahkan, bantuan ambulans kepada Desa Banget bukan yang pertama diberikan RSU Kumala Siwi. Sebelumnya, rumah sakit tersebut juga telah menghibahkan ambulans untuk Desa Mijen.

Dian berharap ambulans di Desa Banget dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. Penggunaannya tidak harus menuju RSU Kumala Siwi, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

“Kalau pasien memang harus ke dokter pribadi, monggo ke dokter pribadi. Mau ke puskesmas boleh ke puskesmas. Kalau memang harus ke rumah sakit, ya ke rumah sakit,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Banget Slamet Widodo menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, ambulans yang baru diterima bahkan sudah dimanfaatkan untuk membantu warga dalam beberapa hari terakhir.

“Alhamdulillah, ambulans ini hibah dari Rumah Sakit Kumala Siwi. Beberapa hari yang lalu sudah kami pakai untuk membantu warga yang ingin berobat ke rumah sakit,” ungkap Slamet.

Ia mengatakan, sebelumnya Desa Banget belum memiliki ambulans karena keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah desa. Karena itu, keberadaan armada tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, terutama ketika membutuhkan transportasi untuk keperluan kesehatan.

Untuk menggunakan layanan tersebut, warga cukup menghubungi pihak pemerintah desa. Sejumlah relawan juga telah disiapkan dan siap membantu ketika ada masyarakat yang membutuhkan ambulans.

“Warga tinggal telepon saja. Relawan di desa kami juga sudah standby dan sudah diketahui warga,” katanya.

Slamet memastikan layanan ambulans tersebut tidak dipungut biaya bagi warga yang membutuhkan perawatan maupun pemeriksaan kesehatan di wilayah Kabupaten Kudus. Armada juga disiapkan untuk memberikan pelayanan kapan pun dibutuhkan.

“Kami berharap ambulans ini bisa menjadi fasilitas yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Ketika ada kebutuhan kesehatan yang mendesak, masyarakat tidak lagi kebingungan mencari kendaraan untuk menuju fasilitas kesehatan,” pungkasnya.

Views: 12