RadarMurianews.com, Kudus – PT Pura Group Kudus, Jawa Tengah, memberikan santunan kepada 1.000 anak yatim dari 24 panti asuhan di Kabupaten Kudus dan sekitarnya serta membagikan 6.500 paket bingkisan Lebaran kepada warga di sekitar perusahaan.
Direktur HR-GA Pura Group Agung Subani di Kudus, Jumat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin perusahaan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Selain memberikan santunan kepada 1.000 anak yatim, PT Pura Group juga membagikan 6.500 paket bingkisan kepada warga sekitar pabrik PT Pura Kudus,” ujarnya.
Ia menjelaskan kegiatan berbagi tersebut dilakukan dalam rangka melanjutkan tradisi “posonan” yang selama ini dijalankan perusahaan, yakni berbuka puasa bersama sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim dan piatu.
Sekitar 1.000 anak yatim dari berbagai panti asuhan dihadirkan dalam kegiatan yang digelar di Gedung Jati Semi, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus.
Menurut dia kegiatan tersebut juga menjadi ungkapan rasa syukur perusahaan atas berbagai nikmat dan karunia yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus sebagai upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.
Warga yang menjadi sasaran pembagian paket bingkisan Lebaran, diprioritaskan warga yang tinggal di sekitar lingkungan perusahaan yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Jati, Kecamatan Kota, dan Kecamatan Jekulo.
“Kegiatan yang kami adakan diharapkan dapat memotivasi anak-anak yatim untuk terus bersemangat dalam menggapai masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan PT Pura Group karena dinilai menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim.
“Kegiatan ini merupakan bukti nyata kepedulian sosial yang sangat luar biasa dari PT Pura kepada karyawan dan juga terhadap anak-anak yatim, yang tentu sangat kita hargai dan syukuri,” ujarnya.
Menurut dia santunan tersebut bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian terhadap masa depan anak-anak yatim agar mereka tetap memiliki semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Ia menambahkan kepedulian terhadap anak yatim merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat luas.
Sam’ani berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun, terutama pada bulan Ramadhan, serta menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Kudus.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di daerah untuk terus bersinergi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial, seperti pengentasan kemiskinan ekstrem, penurunan angka stunting, serta pencegahan putus sekolah.
“Kami berharap dengan berbagai kolaborasi yang terjalin dapat memberikan solusi nyata bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Kudus, khususnya anak-anak,” ujarnya.
Views: 44

More Stories
Program Sit In University, UMKU Berikan Pengalaman Kuliah Nyata bagi Siswa SMA
PKB Kudus Bidik Kemenangan Pemilu 2029, Bupati Jadi Motor Penggerak
Parade Sewu Kupat, Tradisi Syawalan Desa Colo Terus Dilestarikan