November 7, 2026

Jawa Tengah Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026, Kategori Outstanding Regional Economic Growth and Investment Development

Jakarta, radarmurianews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi, sukses meraih penghargaan kategori Outstanding Regional Economic Growth and Investment Development, dalam ajang CNN Indonesia Awards 2026.

Penghargaan itu berkat upaya dan kinerja Pemprov Jateng dalam menumbuhkembangkan perekonomian daerah  dan peningkatan realisasi investasi.

Penghargaan diterima Gubernur Ahmad Luthfi, dalam acara malam penganugerahan CNN Indonesia Awards 2026, di Ballroom Hotel JW Marriott, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

“Penghargaan ini memacu kami untuk berkerja lebih giat lagi, sebagai manajer marketing di wilayah kita dalam rangka meningkatkan investasi,” kata Luthfi, seusai menerima penghargaan.

Dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sacara tahunan pada triwulan III 2026 mencapai 5,73 persen. Capaian tersebut lebih tinggi dari rata-rata nasional yang tumbuh sebesar 5,47 persen pada periode yang sama.

Sementara, realisasi investasi di Jawa Tengah hingga triwulan III 2026 mencapai sekitar Rp72,54 triliun. Investasi tersebut berasal dari 82.420 proyek, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak lebih dari 340 ribu orang.

Jumlah tersebut masih ditambah investasi dari perusahaan di Vietnam yang akan masuk ke Jawa Tengah, dengan nilai hampir Rp10 triliun.

“Ini adalah buah hasil kerja-kerja kolaboratif, yang kita lakukan dengan seluruh komponen masyarakat,” ujar gubernur.

Menurut Luthfi, pertumbuhan ekonomi dan investasi tersebut memiliki dampak positif bagi perkembangan dan pembangunan di Jawa Tengah. Sebab, sektor tersebut dapat menurunkan angka kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Maka dari itu Pemprov Jateng terus mendorong seluruh kabupaten/ kota dan stakeholder terkait, untuk terus mengoptimalkan potensi ekonomi di daerahnya masing-masing. Selain itu, juga mempersiapkan tenaga kerja terampil melalui pendidikan vokasi, SMK, pelatihan kerja, dan sebagainya. Dengan begitu, masyarakat memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

“Harapan kita, investasi yang tumbuh benar-benar membawa perubahan bagi masyarakat,” tandas Luthfi.

Views: 19