Kudus, radarmurianews.com – Ribuan warga masyarakat semarakan Tradisi Ampyang Maulid yang diikuti Desa Loram Kulon dan Desa Loram Wetan Kecamatan Jati Kudus
Puluhan kontingen meriahkan kirab dengan berbagai pakaian adat dan gunungan hasil bumi serta jajan pasar pada Minggu Siang (07/09/2025)
Kirab dimulai dari Lapangan Kongsi Desa Loram Wetan menuju Masjid Wali Desa Loram Kulon
H.Musthofa Wardoyo (Anggota DPR RI Komisi XI Fraksi PDIP yang juga mantan Bupati Kudus Dua Periode) menuturkan bahwa Ampyang Maulid ini bukan hanya sekedar tradisi dalam merayakan maulid nabi tapi lebih jauh ia berharap ampyang maulid bisa menjadi daya tarik wisata religi
“Ampyang Maulid ini bukan hanya sekedar tradisi dalam merayakan maulid nabi, lebih jauh lagi kami berharap ini bisa menjadi daya tarik wisata religi yang harus dikembangkan pemerintah”. ucap Musthofa
Musthofa juga menitipkan pesan kepada Bupati Kudus dan Wakil Bupati Kudus, Serta Anggota DPRD Kudus untuk bisa sama-sama membangun jaringan wisata religi berbasis tradisi islam yang kuat
“Saya tadi menitipkan pesan kepada bapak Bupati dan wakil Bupati serta DPRD Kudus untuk bisa sama-sama membangun jaringan wisata religi berbasis tradisi islam yang kuat”. lanjut Musthofa
Musthofa juga menjeleskan jika tradisi ini dikelola dengan baik, Kudus bukan hanya dikenal sebagai kota santri melainkan juga dikenal sebagai destinasi wisata religi yang memiliki nilai ekonomi, sosial dan budaya.
“Jika tradisi ini dikelola dengan baik, Kudus bukan hanya dikenal sebagai kota santri melainkan juga dikenal sebagai destinasi wisata religi yang memiliki nilai ekonomi, sosial dan budaya” pungkas Musthofa saat diwawancarai media
Tampak warga masyarakat menunggu untuk memperebutkan gunungan nasi kepal dan botok yang telah didoakan di depan Masjid Wali Desa Loram Kulon sebagai penutup rangakain acara tradisi ampyang maulid. (Rizky)
Views: 107

More Stories
Meriah Halal Bihalal Keluarga Besar Bani Mbah H.Abdul Hamid Berhadiah 1 Unit Kulkas
Dampak Geopolitik Timur Tengah, Pasangan Jamaah Umroh Asal Kabupaten Jepara Tertunda Kepulangannya
Heboh Video Penemuan Mayat Di Aliran Sungai Muneng, Ini Kronologinya